Beranda Ogan Komering Ilir Terkait Pembagian Dana BLT, Kades Lingkis Didemo Warga

Terkait Pembagian Dana BLT, Kades Lingkis Didemo Warga

39
0

 

KAYUAGUNG– Terkait masalah pembangian dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dinilai tidak adil dan diskriminatif, Kepala Desa Lingkis Sofian, Rabu (27/7) didemo warga yang tergabung dalam Posko Perjungan Rakyat (Popera) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

 

Puluhan massa yang mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) ini meminta Bupati OKI melalui instansi terkait untuk mengusut tuntas dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi karna ketidakterbukaan pemerintah desa Lingkis, Kecamatan Jejawi (OKI) terhadap penyaluran BLT DD.

 

” Kami minta Pak Bupati OKI dan Instansi terkait untuk mengusut tuntas Masalah pembagian BLT-DD ini karena menurut kami dalam pembagian tersebut, Kepala Desa Lingkis bertindak diskriminatif terhadap masyarakat dan juga kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tidak dilibatkan dalam musyawarah atau musdesus” ungkap Koordinator Aksi Warga, Yodi Perniawan S.Sos kepada wartawan di lokasi aksi demo.

 

Ditambahkan Maulana selaku sekdes yang dinonaktifkan, satu hal penting yang tidak dibahas didalam tuntutan diatas ialah pengesahan BLT dan penghapusan BLT itu harus dilakukan melalui rapat Musyawarah Desa (Musdes) dan musdesus.

Namun, lanjut Maulana, dalam pengesahan tersebut, orang yang hadir dalam Musdes dan Musdesus adalah perangkat desa baru yang belum memiliki SK. Sementara dirinya selaku Sekdes saat itu tidak pernah mengundurkan diri dari jabatannya.

 

” Saya tidak pernah mengundurkan diri sebagai Sekretaris Desa, makanya saya ingin menanyakan apakah pemberhentian sepihak oleh Kades itu sudah sesuai prosedur atau tidak karena sampai hari ini saya tidak pernah menandatangani surat pengunduran diri sebagai sekdes desa lingkis” ungkap Maulana.

 

Setelah menyampaikan tuntutannya, para pendemo akhirnya diterima langsung oleh Kadin DPMD OKI Bapak Ari Mulawarman untuk beraudensi bersama yang menghadirkan Kepala Desa Lingkis serta Camat Jejawi dan sejumlah warga desa Lingkis.

 

Dalam keterangannya, Kades Lingkis Sopian mengatakan, terkait musdesus penetapan penerima BLT DD itu sudah dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2022. “Kalau teknisnya harus dilakukan oleh BPD itu saya tidak tahu, karena setahu saya itu yang menyelenggarakan kades. Dan jika ada kesalahan, saya minta maaf” jelas Sopian.

 

Namun perlu diketahui, lanjut Sopian, pada acara musdesus tersebut, BPD Lingkis kami undang tetapi cuma hadir 2 orang. Dimana dalam hasil rapat ditetapkan hanya 145 KPM.

 

“Perlu diketahui juga pada rapat musdesus itu telah disepakati, jika ada kekeliruan maka akan dilakukan perbaikan kemudian hari. oleh karena itu, bila ada yang berkeberatan bisa diperbaiki untuk penyaluran BLT DD tahap II,” pungkasnya. (Pji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here