Beranda Kriminal Buron 9 Bulan, Dua Pelaku Begal Akhirnya Dilumpuhkan

Buron 9 Bulan, Dua Pelaku Begal Akhirnya Dilumpuhkan

6
0

PALEMBANG,– Setelah sempat buron sekitar sembilan bulan, dua pelaku buronan kasus begal sepeda motor yang menimpa korban Ferdiansyah (23), warga Jalan Sungai Tawar III, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan IB II kota Palembang, Senin (25/7/2022) malam, diringkus tim Opsnal unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang dirumahnya masing-masing.

 

Kedua pelaku yakni Mahyudin (22) warga Jalan Talang Kerangga, Lorong Darma Bakti, Kelurahan 30 Ilir, yang berprofesi sebagai tukang parkir, dan Muhammad Ridho alias Bagong (22) warga Jalan DI Panjaitan Lorong Harapan, kota Palembang.

 

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan kedua pelaku diamankan atas aksi begal yang dilakukan di Jalan Dr Sutomo, tepatnya depan rumah dinas TNI AU, Kelurahan Talang semut, Kecamatan Bukit Kecil kota Palembang, pada hari Selasa (05/10/ 2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

 

“Saat ini kedua pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolrestabes Palembang, dan akan didalami terkait aksinya apakah terlibat tindak pidana di tempat lainnya,” jelas Kompol Tri, pada Rabu (27/7/2022).

 

Dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku bermodus langsung menghentikan sepeda motor korban saat melintas di TKP. Lalu, pelaku yang dibonceng mengeluarkan senjata tajam jenis pisau, menyuruh korban berhenti karena takut akhirnya korban menghentikan motornya.

 

“Pelaku M Ridho berperan yang membawa sepeda motor, sedangkan pelaku Mahyudin duduk di bonceng, mereka memepet korban dari arah sebelah kanan, lalu pelaku Mahyudin yang mengeluarkan pisau meminta korban berhenti. Setelah berhenti, Mahyudin langsung merampas motor korban dan membawanya pergi,” terangnya.

 

Dari interogasi yang dilakukan anggota unit Ranmor, sepeda motor hasil begal menurut pengakuan pelaku sudah dijual ke daerah OKU Timur. “Pengakuannya mereka jual motornya di OKU Timur oleh pelaku Mahyudin seharga Rp 1,7 juta dan uangnya di bagi untuk keperluan sehari-hari,” ungkapnya.

 

Selain kedua pelaku, turut juga diamankan barang bukti (BB) berupa satu lembar photo copy STNK sepeda motor Honda Scoopy tahun 2019 warna merah hitam No.pol : BG 6970 ACT No.Ka : MH1JM3120KK937667 No.Sin : JM31E2932792 A.n FITRIYANI, satu bilah senjata tajam jenis pisau, satu unit sepeda motor merk honda genio milik pelaku yang digunakan saat beraksi.

 

Atas perbuatannya kedua pelaku terjerat Pasal 365 KUHP perkara tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. (Cdr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here